Rumah Koran Nyaris Tanpa Aktifitas, Apa Penyebabnya? -->

Iklan Anda Disini (970x90px)

Rumah Koran Nyaris Tanpa Aktifitas, Apa Penyebabnya?

Petani Milenial
Saturday, 9 November 2019


Ragam Info-Rumah Koran berdiri karena dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat buta  huruf bagi masyarakat desa dan masyarakat petani, tingkat pernikahan dini yang tinggi, dan banyaknya anak yang putus sekolah di Desa Kanreapia.

Rumah Koran telah banyak mendapat apresiasi dari banyak kalangan dan telah berhasil meraih beberapa penghargaan dari Pemerintah. Rumah koran telah berjalan selama kurang lebih 10 Tahun lamanya.

Namun, sangat disayangkan sebuah gerakan yang dapat memberikan kontribusi lebih buat pendidikan anak-anak kita utamanya yang berada di Pedesaan harus fakum dan berhenti beraktifitas.

Mengapa Rumah Koran Menjadi Fakum?

Dikutip dari sebuah media http://www.independenpos.ga/2019/11/lumpuhnya-gerakan-literasi-di-pedesaan.html
Pemilik Lahan Rumah Koran menjadi Korban Tuduhan yang tidak bisa di buktikan, inilah alasan kuat berhentinya kegiatan – kegiatan baca buku dan kegiatan sosial Rumah Koran Lainnya.

Pemilik Lahan Rumah Koran di Cabut Hak Tinggalnya sebagai warga desa Kanreapia, pemilik lahan Rumah Koran tidak bisa lagi mencari nafkah di Desa Kanreapia, sehingga secara otomatis, Kegiatan – kegiatan Rumah Koran tidak bisa lagi dijalankan, karena pemilik lahannya telah di usir secara paksa, walaupun tidak terbukti bersalah.

Apa yang membuatnya berhenti, karena pemilik lahan Rumah Koran, pemilik lahan kemah literasi, lahan percontohan petik sendiri di Larang Masuk di desa ini lagi yaitu Desa Kanreapia tempat berdirinya Rumah Koran.

Sangat disayangkan jika Rumah Koran harus berhenti ditengah jalan, padahal manfaatnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat di pedesaan khususnya Desa Kanreapia.