Cara Tradisional Mengobati Penyakit Atau Luka Dengan Tanaman Bakung -->

Iklan Anda Disini (970x90px)

Cara Tradisional Mengobati Penyakit Atau Luka Dengan Tanaman Bakung

Thursday, 24 January 2019

Tanaman Bakung adalah jenis tanaman berbunga indah dan sangat disukai oleh banyak orang untuk dijadikan pajangan dihalaman rumah, sejak zaman dahulu nenek moyang kita menjadikan tanaman ini sebagai bahan untuk obat tradisional, jadi aman untuk digunakan karena merupakan tanaman alami yang sudah lama digunakan.
Baca Juga:
→. Sepuluh jenis buah dan sayuran mirip bagian tubuh manusia
Daun tanaman bakung agak memanjang dan pada ujungnya sedikit mengecil dan pipih berwarna hijau, daun bakung mengandung flavonoid, saponin, dan tannin.
Bunga tanaman bakung hanya sekali setahun dan memiliki berbagai macam warna, mulai dari warna putih, ungu, kuning, jingga, merah, merah muda,warna tembaga hingga warnanya hampir hitam. Selain di Indonesia tanaman ini juga banyak tersebar seluruh penjuru Eropa dan Asia hingga ke daratan India.
Kandungan Zat pada umbi tanaman bakung yakni alkoloid berupa likorin, inulin, krinin asetikronin, dan methylanthanilate.

Catatan: Untuk pengobatan dengan memakai umbi dari tanaman bakung harus dengan berhati-hati karena mengandung racun apabila dimakan.

Manfaat tanaman bakung cukup banyak diantaranya:


image infota

1. Mengobati tulang Patah Ringan/Keseleo

Keseleo atau terkilir, adalah istilah umum untuk cedera otot. Dalam bahasa medis, ada dua istilah yang merujuk pada kondisi ini namun memiliki arti yang berbeda yaitu "sprain" dan "strain". Dalam Bahasa Indonesia kedua istilah ini sering diterjemahkan sebagai satu kata yang sama, yaitu ‘keseleo’ dan/atau ‘terkilir’ namun sebenarnya ada perbedaan arti. Jika seseorang mengalami keseleo atau terkilir, berarti ada dua kemungkinan yaitu "sprain" atau "strain".
Sprain adalah cedera yang terjadi karena regangan berlebihan atau terjadi robekan pada ligamen dan kapsul sendi. Strain (atau pulled muscle) adalah cedera yang terjadi karena regangan berlebihan atau terjadi robekan pada otot maupun tendon. → siapkan 4 s/d 8 lembar daun bunga bakung
→ cuci bersih daun bunga bakung
→ kukus daun bunga bakung selama kurang lebih 10 menit
→ balutkan daun yang sudah dikukus ke bagian tubuh yang kaku karena capek, kaku setelah digips (tulang retak, engsel lepas, patah tulang, dll), atau juga pada bagian yang sakit karena keseleo.
Catatan: Jika setiap daun sudah terasa dingin, ganti dengan yang lain.
lakukan rutin tiap hari sebagai sarana pembantu langkah medis.
Back to Content ↑

2. Mengobati Hernia

Secara kebetulan atau bukan namun menurut beberapa informasi di media internet bahwa nama dari penyakit Hernia diambil dari nama penemu virus yang menjadi penyebab penyakit ini yaitu Hernia, dimana ia menemukan sejenis virus di kota Maumere Papua Barat. Virus ini hampir sejenis dengan H5N1 atau Influenza. Sedangkan Menurut Wikipedia, Hernia atau yang lebih sering disebut dengan turun berok oleh masyarakat adalah suatu penyakit yang kebanyakkan pengidapnya adalah laki-laki. dimana lapisan otot dinding perut yang melemah membuat buah zakar menjadi turun, Jika terlalu aktif, penyakit ini akan membuat rasa nyeri bagi sipenderita jika terjadi infeksi. Dari kata bahasa latin sendiri Herniae yang memiliki arti tonjolan atau menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga.

Sebagian besar pengidap hernia adalah anak-anak. Namun bedanya dengan penderita dewasa, hernia pada anak-anak biasanya disebabkan oleh kurang sempurnanya procesus vaginalis menutup seiring buah zakar atau testis yang semakin menurun. Sedangkan pada orang dewasa penyebabnya karena memang usianya yang semakin tua sehingga otot-otot pada dinding perut semakin melemah. Penyebab lainnya yaitu karena didalam rongga perut terdapat tekanan yang tinggi.

Orang yang beresiko tinggi mengidap penyakit hernia kebanyakan adalah orang yang tinggal dan beraktifitas diperkotaan. Karena orang-orang kota biasanya melakukan aktifitas yang tinggi. Aktifitas yang tinggi tentu membutuhkan stamina yang tinggi pula, namun jika stamina kurang baik namun tetap memaksakan diri untuk melakukan aktifitas yang tinggi, hal ini bisa saja membuat orang tersebut terkena penyakit hernia.

Untuk mengobati hernia ini bisa dengan cara tradisional sebelum penyakitnya parah, sebab jika penyakit ini sudah parah maka jalan satu-satunya adalah melalui operasi.
Cara tradisional mengobati hernia yaitu dengan memanfaatkan daun tanaman bakung, hal ini ntuk pengobatan tanpa operasi yang pertama, Anda bisa memanfaatkan daun bakung yang masih segar. Ambil daun bakung yang banyak, sampai benar-benar bisa menutupi bagian pinggang secara keseluruhan:
→ Cuci sampai bersih
→ Olesi daun bakung menggunakan minyak kelapa
→ Panaskan daun bakung di atas api dengan suhu kecil sampai daun benar-benar layu
→ Balutkan daun bakung ke pinggang dengan menggunakan pampers anak sebagai penyangganya.
Back to Content ↑

3. Mengobati Luka Borok (Ulkustripikum)

Borok merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada kulit atau selaput lendir, yang disertai dengan erosi jaringan. Borok yang tampak menjijikkan ini umumnya dapat muncul pada kulit secara berulang dan penyembuhannya memerlukan waktu lama. Borok tidak timbul begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh beberapa penyakit seperti kudis, diabetes melitus, impetigo, herpes, dan lain sebagainya.
Bentuk borok bervariasi, ada yang seperti lingkaran besar atau kecil. Kemunculannya pun bisa di mana saja, seperti kaki, bibir, kepala, perut, dan sebagainya. Borok dapat menimbulkan rasa gatal yang luar biasa. Kondisi borok akan semakin parah jika digaruk, dan bahkan ada juga borok yang mengeluarkan darah atau nanah.
Untuk mengatasi luka yang menimbulkan borok, ada dua cara yang dapat dipilih:
➀.Cara pertama:
→ TUmbuk daun bakung segar hingga lumat
→ Peras untuk mendapatkan airnya
→ Tempelkan pada kulit yang kena borok.
➁.Cara kedua:
→ Iris umbi bakung
→ Panaskan dengan api kecil selama 2 menit
→ Aplikasikan pada area kulit yang timbul borok.
Back to Content ↑

4. Rematik Sendi

Apa itu penyakit rheumatoid arthritis (RA)? Rematik atau yang dalam bahasa medis disebut dengan rheumatoid arthritis (atau biasa disingkat RA) adalah penyakit yang menyebabkan radang, dan kemudian mengakibatkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan autoimun.
Cara mengobati Rematik sendi dengan tanaman bakung antara lain:
→ Layukan daun bakung di atas api
→ Olesi daun dengan minyak wijen
→ Tempelkan di bagian yang sakit.
Back to Content ↑

5. Mengobati Sakit Pinggang (Lumbago)

Nyeri punggung bawah yang disebabkan oleh cedera otot (tegang) atau ligamen (keseleo). Penyebab umum termasuk cara mengangkat beban yang salah, postur tubuh yang buruk, tidak berolahraga teratur, fraktur, cakram pecah, atau artritis.
Gejala umum yang biasa terjadi adalah timbulnya nyeri pada punggung bawah. Kebanyakan nyeri pinggang hilang sendiri dalam 2-4 minggu. Terapi fisik pereda nyeri dapat membantu, Sebagian kasus memerlukan operasi, dan cara lain untuk mengatasi hal ini adalah dengan memanfaatkan pengobatan tradisional tanaman bakung:
→ Haluskan daun bakung putih bersama jahe merah 10 gram kemudian
→ Oleskan pada bagian yang sakit.
Back to Content ↑

6. Mengobati Sakit Gigi

Sakit gigi yaitu rasa nyeri pada gigi. Sakit gigi disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau penyakit rahang, dan masih banyak lagi. Sakit gigi juga merupakan gejala penyakit jantung, seperti angina. Sakit gigi dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke.
Cara tradisional mengobati sakit gigi dengan memanfaatkan tanaman bakung adalah sebagai berikut:
→ Cuci akar tanaman bakung sampai bersih
→ Tumbuk akar bunga bakung hingga halus
→ Tempelkan pada gigi yang sakit.
Itulah beberapa macam khasiat tanaman bakung yang bisa kita jadikan sebagai obat tradisional untuk beberapa jenis penyakit maupun luka pada tubuh kita. Semoga bermanfaat!