Pusat Vulkanonologi Dan Meditasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status gunung anak krakatau meningkat dari level 2(Waspada) menjadi level 3 (Siaga), hal ini terhitung pada jam 00.6 WIB.
Sekretaris Badan Geologi Antonius Ratdomopurbo Dalam pernyataannya dikutip di Channel CNN Indonesia TV mengatakan "Peningkatan status ini didasarkan pada hasil pengamatan dan analisis data visual dan instrumental hingga 27 Desember 2018 Jam 00.5,WIB. Lebih lanjut ia meminta masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung untuk tetap tenang dan dapat melakukan aktifitas seperti biasa dengan mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)".
Adapun potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh aktifitas Gunung Anak Krakatau saat ini adalah lontaran material dinar, aliran lava dari pusat erosi dan awan panas yang mengarah ke selatan, sedangkan sebaran abu vulkanik tergantung tergantung dari arah dan kecepatan angin.
